Terendam 30.000 KK, Banjir Kampar 2016 Terburuk Sejak 40 TahunLalu.

Pekanbaru (SW) – Hujan deras yang hampir merata di Indonesia menyebabkan beberapa daerah terkena bencana banjir dan longsor. Di Provinsi Riau, tiga Kabupaten yakni Kampar, Rokan Hulu (Rohul) dan Kuantan Singingi (Kuansing) mengeluarkan status tanggap darurat bencana banjir melalui Bupati terkait. Khusus Kabupaten Kampar, bencana banjir yang terjadi sejak ahad lalu merupakan musibah terburuk sejak 40 tahun lalu dan lebih 30 ribu kk terkena dampak banjir.


Berdasarkan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, di Kabupaten Kampar ada 11 Kecamatan yang terendam banjir meliputi kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar Kiri, Koto Kampar Hulu, Bangkinang Kota, Kuok, Salo, Kampar, Kampar Utara, Kampar Timur, Rumbio Jaya dan Tambang. Banjir di wilayah Kampar disebabkan oleh tingginya curah hujan dan dibukanya waduk PLTA Koto Panjang yang mengakibatkan meluapnya sungai kampar serta menerjang pemukiman warga.

Terkait musibah ini, LAZ Swadaya Ummah langsung menuju lokasi banjir untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir. Selain itu swadaya ummah melakukan aksi penggalangan dana peduli korban banjir yang ada di wilayah Riau. Berdasarkan hasil surve tim swadayaum mah di lapangan, saat ini masyarakat korban banjir sangat membutuhkan sembako, makanan dan perlengkapan bayi, tenda darurat, dapur umum, sarung, selimut dan perlengkapan sekolah serta obat – obatan karena sudah ada beberapa warga yang menderita penyakit kulit.

LAZ Swadaya Ummah mengajak para dermawan untukbersama – sama membantu korban banjir yang saat ini masih membutuhkan uluran tangan kita semua. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya secara langsung, bisa datang ke Posko Peduli Banjir Riau di Gedung Gerai Zakat Swadaya Ummah Jl. Soekarno Hatta No. 70 A, untuk informasi bisa menghubungi 0852 7433 2690.

 

 

BEZ News Letter