"Sampaikan kepedulian bagi Pendidikan Anak Indonesia, dengan menjadi Donatur Beasiswa Cerdas"
Apa itu Qurban?
Qurban berasal dari kata "Al Udhiyah", yang artinya adalah qurban. Yakni menyembelih onta, sapi, atau kerbau untuk mendekatkan diri kepada Allah pada hari besar Idul Adha dan Tasyrikh.

"Semua hari-hari tasyrik adalah (waktu) menyembelih qurban" (HR. ad Dharuqutni dan Baihaqi dalam Asaunanul kubro)

Adapun sebalik ibadah qurban sendiri adalah dari perintah Allah yang turun kepada nabi Ibrahim as untuk menyembelih anaknya, yakni Ismail as yang kemudian sama-sama kita tahu Allah menggantikannya dengan domba dan terjadilah ibadah qurban.

Hukum berqurban menurut Syafi'i dan jumhur ulama adalah sunnah yang dianjurkan atau sunnah muakkad. Imam abu Hanifah mewajibkan, sedang Rosulullah SAW mewajibkan atas dirinya sendiri.

Ia menjadi wajib menurut jumhur ulama adalah, bila :

  1. Telah dinadzarkan
    Yakni sudah dikatakan bahwa orang tersebut akan berqurban pada tahun ini misalnya, maka ia menjadi wajib untuk ditunaikan olehnya.
  2. Telah diniatkan
Yakni ketika seseorang telah membeli atau merawat hewan qurban dan telah ia niatkan untuk dijadikan qurban tahun ini misalnya, maka ia jadi wajib atasnya.

Adapun syarat berqurban diantaranya adalah ;

  1. Muslim/muslimah
  2. Telah baligh


Hikmah dari ibadah qurban adalah meratakan daging pada kaum fakir miskin dan warga agar sama-sama merasakan nikmatnya daging qurban tanpa memandang status sosial. Ianya menjadi syiar agama islam. Wallahi a'lam bishshowwab.


Sumber ; Buya Yahya

 

BEZ News Letter