Lima Keistimewaan Puasa Ramadhan
Written by swadaya   
Wednesday, 08 May 2019 09:21

Ramadhan KareemAda satu hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah tentang keutamaan umat islam yang melakukan iabada puasa di bulan ramadhan. Yakni ada lima keistimewaan itu tertuang dalam sabda Baginda Shalallahu alaihi wasalam : 

 

“Di bulan Ramadhan umatku diberi lima keistimewaan yang tidak diberikan kepada umat-umat sebelumnya.” 

 

Pertama, Bau mulutnya harum di hadapan Allah

 

“Bau mulut orang yang berpuasa di hadapan Allah lebih baik dari pada minyak misik.”

 

Logikanya adalah, orang yang berpuasa akan membuat kering pencernaan dan air liur, sehingga membuat mulut tercium bau tak sedap. Maka dengan bau tak sedap seperti itu orang-orang berpuasa diharapkan dapat menyadari keadaanya sehingga bisa menjaga mulutnya dengan baik dari kata-kata kotor, misalnya dengan memperbanyak tadarus Al-Qur’an, membaca dzikir, istighfar, shalawat dan sebagainya. Dengan me

mperbanyak ibadah lisan seperti itu sudah pasti bau tak sedap itu akan mendapat perimbangan dan kemudian diganti oleh Allah dengan bau-bau wangi yang bahkan lebih wangi dari pada minyak misik atau yang juga dikenal dengan minyak kasturi yang berasal dari rusa jantan. 

 

Kedua, Malaikat memohonkan ampun untuknya

 

 “Orang-orang yang berpuasa semuanya dimintakan ampunan oleh para malaikat hingga mereka berbuka.”

 

Kita mendapat anugerah yang luar biasa dimana para malaikat mendoakan orang-orang yang berpuasa secara terus menerus dari imsak hingga berbuka. Kejadian ini sangat menguntungkan manusia, sebab ia di doakan oleh makhluk Allah yang paling taat, dimohonkan ampun dengan durasi waktu yang sangat lama.

 

Ketiga, Setan di belenggu

“Di bulan ini para setan dibelenggu yang semuanya tidak bisa lepas seperti di bulan lainnya.”

 

Barangkali kita merasakan peningkatan kerajinan daam menunaikan ibadah di bulan ramadhan. Peningkatan itu terjadi karena keimanan manusia cenderung stabil dan dibelenggunya setan untuk membisikkan kemaksiatan pada diri manusia. Maka menjadi kerugian yang besar kala manusia tak mampu memanfaatkan momen penting ini untuk meraih keuntungan yang besar dalam meraup pahala iman.

 

Keempat, Allah siapkan syurga terindah untuk menyambut orang yang berpuasa

“Setiap hari di bulan Ramadhan Allah memperindah surga untuk orang-orang yang berpuasa. Kemudian Allah berfirman: “Para hamba-Ku yang melakukan puasa hampir menemukan hasil dan jerih payahnya hingga sampai kepadamu (wahai surga).”

 

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa puasa ramadhan sangat berbeda dengan ibadah lainnya. Kenapa? Sebab dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, pahala orang yang berpuasa Allah langsung yang akan membalasnya tanpa perantara.

 

“Semua amal manusia adalah miliknya, kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah milik-Ku dan Aku yang akan memberikan balasannya.”

 

Hadits tersebut mengungkapkan bahwa ibadah puasa urusannya dengan Allah  ?. Allah yang memerintahkan, Dia pula yang mengatur segala sesuatunya. Tidak ada orang sakit atau bahkan mati karena puasa. Justru yang terjadi orang bisa sakit atau bahkan mati karena makan terlalu banyak atau over dosis. Manfaat puasa juga diakui oleh dunia kedokteran yang dikenal dengan puasa medis selama waktu tertentu sebelum seorang pasien menjalani pemeriksaan darah di sebuah laboratorium.

 

Kelima, Allah turunkan ampunan-Nya

 

“Dan di akhir malam bulan Ramadhan Allah memberikan ampunan. Kemudian Rasul ?. ditanya apakah itu malam Lailatul Qodar? Beliau. menjawab: “Bukan, hanya saja bagi orang yang beramal maka akan mendapatkan pahala ketika sudah usai mengerjakannya.”

 

Jika keistimewaan kelima ini dihubungkan dengan keistimewaan kedua diatas, yakni Malaikat memintakan ampunan kepada Allah untuk orang-orang yang berpuasa, maka menjadi klop dan jelas bahwa orang-orang berpuasa diampuni dosa-dosanya sebagaimana juga disabdakan Rasulullah ? dalam hadits beliau yang diriwayatkan dari Abi Hurairah:

 

“Barang siapa menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan semata-mata karena Allah dan mengharap ganjaran dari pada-Nya, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lewat.”

 

Wallahu a'lam 

Last Updated ( Wednesday, 08 May 2019 10:25 )
 

BEZ News Letter