APA HUKUM PUASA ARAFAH DI HARI SABTU?
Written by swadaya   
Saturday, 10 August 2019 12:17

 

Puasa Arafah memiliki keutamaan yang begitu besar, hal ini diutarakan dalam sebuah hadits yang berbunyi :

 

Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

 

Imam Nawawi dalam Al-Majmu’ mengatakan bahwa,

 

“Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunnahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunnahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Dalam kitab Manar As-Sabiil, Ibnu Taimiyah memilih pendapat tidak dimakruhkan berpuasa pada hari Sabtu secara bersendirian. Hadits yang melarang hal ini adalah hadits syadz atau hadits yang sudah mansukh

 

Hadits syadz berarti hadits yang menyelisihi riwayat yang lebih kuat. Hadits mansukh berarti hadits yang telah dihapus.

 


Para ulama juga telah mendhaifkan hadits yang melarang berpuasa pada hari Sabtu di antaranya Imam Malik dan Imam Ahmad. Alasan dari Imam Ahmad (Abu ‘Abdillah) bahwa ada keringanan berpuasa pada hari Sabtu. Hadits-hadits yang melarang menyelisihi keringanan ini.

 

 

Jadi kesimpulannya, puasa rafah di hari sabtu hukumnya adalah boleh.

 

Wallahu a'lam

 

Sumber : Ustad Muhammad Abduh Tuasikal 

Last Updated ( Saturday, 10 August 2019 12:32 )
 

BEZ News Letter