WASPADA ISPA, KLINIK INSANI BUKA LAYANAN KESEHATAN
Written by swadaya   
Wednesday, 11 September 2019 10:12

Gambar mungkin berisi: teks

Akhir-akhir ini Provinsi Riau mengalami dampak karlahut yang cukup pekat. Sejak pagi hingga ketemu pagi, asap menjadi “teman setia” bagi masyarakat di Riau.

 

Dari data dinas kesehatan provinsi Riau, penderita ISPA di awal september berjumlah 4.306 orang. Diduga, penderita ISPA secara real lebih banyak dari data yang terkumpul akibat belum terlapor. Sehingga secara angka, jumlah tersebut berkemungkinan akan mengalami peningkatan mengingat asap semakin menebal hingga per 11 September.

 

Klinik Insani Swadaya Ummah beserta relawan SIV berinisatif untuk malkukan penanganan dan pertolongan pertama pada ISPA akibat terpapar kabut asap.

Dokter Nadia, selaku manajer klinik mengatakan bahwa, pihaknya menerima siapa saja yang mengalami gangguan dampak asap secara gratis mulai dari jam 08.00 WIB – 20.00 WIB di alamat praktek Klinik Insani jalan Soekarno-Hatta No. 70, Pekanbaru.

 

Selain itu, mengingat data ISPU Pekanbaru per 10 September 2019 pukul 07.00 WIB lalu menunjukkan angka >300 dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat (berbahaya), sebagai upaya untuk mengurangi dampak asap kepada masyarakat, relawan SIV Swadaya Ummah melakukan pembagian masker SNI N95 diberbagai titik di kota Pekanbaru. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar dampak ISPA tidak mengalami perluasan yang signifikan.


 

BEZ News Letter