AL KAHFI-AN YUK… TAPI KAPAN YA WAKTUNYA?
Ada nggak sih dari kita yang saat ingin mengamalkan sunah membaca surat Al-Kahfi di hari jumat, namun ragu waktunya kapan? Pagikah, siangkah, sorekah, atau malam? Semua serba ragu.

Nah, ada baiknya kita kembali mengingat hadist Nabi mengenai membaca surah Al-Kahfi ini di hari jumat.

 

Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (HR. ad-Darimi)

 

Dari redaksi haidts ini kita dapat mengetahui bahwa nabi memberitahukan fadhilah membaca surat Al-Kahfi eserta waktunya. Yaitu malam jum’at. Namun di sisi lain, kita juga perlu mencermati hadist nabi yang berbunyi,

 

“Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.”(HR. Hakim dan Baihaqi)

 

Dari sini kemudian kita juga mengetahui, bahwa nabi mengisyaratkan pembacaan Al-Kahfi pada hari jumat. Sehingga kita dihadapkan dengan dua informasi, yakni di baca malam jum’at, namun juga di baca pada malam jum’at.

 

Mengenai hal ini, al-Munawi menukil keterangan al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab al-Amali sebagai berikut,

 

“Anjuran membaca al-Kahfi ada di beberapa riwayat, ada yang menyatakan ‘Hari jum’at’ dalam riwayat lain ‘Malam jumat’. Bisa kita kompromikan bahwa waktu yang dimaksud adalah siang dan malam jumat.”

 

BEZ News Letter