INI DIA, CARA DAPATKAN PAHALA TANPA BATAS
Pahala tanpa batas? Sebagai muslim yang banyak melakukan kelalaian, mendapat pahala tanpa batas merupakan sesuatu yang sangat diinginkan.

Jika kita konfersikan ke dalam bentuk income, mendapat income tanpa batas menjadi sesuatu yang sangat didambakan oleh setiap manusia. Karena dengan adanya income yang tak pernah mengalami defisit, banyak hal yang bisa kita lakukan.

Namun tentunya, pahala tak sama dengan income pendapatan. sebab pahala merupakan balasan yang Allah berikan kepada hambanya atas dasar amal dan perbuatan yang dilakukannya.

Nah, berikut ini ternyata ada beberapa amalan yang jika dikerjakan, maka pahala yang didapatkan tidak terbatas. Apa sajakah amalan itu?


1. Puasa (Wajib dan Sunnah)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi." (HR. Muslim)

Berdasarkan hadist ini, maka kita bisa mengetahui bahwa berpuasa merupakan salah satu amalan yang memiliki banyak fadhilah.

Puasa berarti menahan. menahan hawa nafsu syahwat dan mengurangi kerja lambung dengan cara mengosongkan isi perut (makan).

Rasulullah shalallahu'alaihi wasalam bersabda :

“Hidupkanlah hati kalian dengan sedikit tertawa dan sedikit kenyang, dan sucikanlah ia dengan lapar, maka ia akan jernih dan lunak.” (Imam Asy-Syuyuti, dalam "Lubabaul Hadist" Bab ke III)

Imam An-Nawawi Al-Bantani mensyarah hadist ini dengan mengatakan bahwa hadist ini seperti yang terdapat dalam kitab Ihya’ Ulumiddin,

“Hati-hati kalian itu dapat menjadi buruk dengan tertawa dan makan, maka sucikanlah ia dengan rasa lapar, maka kalian akan melihat keagungan Allah ta’ala.” (Al Ghazali, Ihya' ulumiddin)


2. Sabar

Allah Subhanahu wata'ala berfirman,

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang diberikan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar : 10)

Sabar merupakan perkara yang mudah dikatakan, namun memerlukan perjuangan dalam menerapkannya. Sehingga, ada ungkapan yang mengatakan bahwa sabar itu ada batasnya.

Namun sebagai seorang muslim, perkataan sabar ada batasnya merupakan perkataan yang tidak tepat. sebab pahalanya tiada batas.

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Semua perkara (yang menimpanya) adalah kebaikan baginya dan tidaklah hal ini terjadi kecuali hanya pada diri seorang mukmin. Jika dia mendapat kebahagiaan dia bersyukur maka hal ini adalah baik baginya. Dan jika tertimpa musibah dia bersabar maka itu juga baik baginya.” (HR. Muslim)


3. Memaafkan

Allah ta’ala berfirman:

"Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya berada diatas tanggungan Allah" (QS. Asy-Syura : 40)

Suatu ketika, Rasulullah mendapat perlakuan yang sangat berlebihan dari penduduk Thaif. HIngga malaikat Jibril as menawarkan jasa kepada Rasulullah.

“Sesungguhnya Allah telah mendengar apa yang dikatakan kaummu kepadamu dan penolakan mereka kepadamu.Dan Allah juga telah mengutus kepada malaikat penjaga gunung untuk melakukan apa saja yang engkau kehendaki!"

Maka Malaikat penjaga gunung pun berkata kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam,

“Wahai Muhammad, kalau engkau berkenan aku akan menimpakan Al-Akhbasain (dua gunung besar yang ada di Makkah, yaitu gunung Abu Qubais dan Gunung Al-Ahmar) kepada mereka.”

Namun tak disangka, jawaban Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam justru mengatakan ;

“Tidak, bahkan aku berharap agar Allah mengeluarkan dari keturunan mereka orang-orang yang menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun juga.” (HR. Muslim)


Pemaaf adalah sifat yang sangat terpuji yang Allah sifatkan kepada hamba-hamba-Nya yang bertaqwa.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imron ayat 133-134)

Wallahu a'lam Bishawwab
 

BEZ News Letter