TAHUKAH KAMU? MENOLONG ORANG LAIN ITU.....

Pernah muncul pertanyaan dalam benak saya (penulis). Apakah sedekah itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki harta. Benda, meski ia dalam keadaan butuh? Sekecil apapun, bila disedekahkan, maka bernilai pahala. Lantas apakah orang yang tidak memiliki apa-apa apa-apa yang bisa disedekahkan, tak memiliki kesempatan untuk bersedekah?

 

Pertanyaan itu muncul ketika saya (penulis) mendengar cerita tentang seorang kakek rentab yang dalam kehidupannya merupakan orang yang hidup dari orang lain. Ia tak memiliki roti untuk dimakan hari itu, uang, baju, dan tak memiliki tempat tinggal, kecuali atas belas kasihan warga padanya. Ia pernah berkata :

 

“Aku ini orang miskin. Hidupku bergantung pada warga. Aku nggak punya apa-apa untuk bersedkah. Padahal aku ingin bersedekah”

 

Namun kakek itu selalu membantu mengangkatkan barang belanjaan salah seorang warga yang kesulitan. Setiap dilarang karena kasihan, dia selalu berkata.

 

“Cuma ini amalku. Tolong bantu aku bahagia dengan menggendong sayur ini”

 

Mengetahui hal itu, saya (penulis) teringat dengan hadist ini :

 

Dari Abu Hurairah rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari selagi matahari masih terbit. Mendamaikan dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, menolong orang hingga ia dapat naik kendaraan atau mengangkatkan barang bawaan ke atas kendaraannya merupakan sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah kaki yang engkau ayunkan menuju ke masjid adalah sedekah dan menyingkirkan aral (rintangan, ranting, paku, kayu, atau sesuatu yang mengganggu) dari jalan juga merupakan sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

 

Betapa sesunggunya sedekah itu tak hanya berbentuk harta dan benda. Namun juga bisa dilakukan dengan perbuatan.
 
Dari Hadist diatas, kiat bisa mengambil beberapa pelajara. Yakni Bersyukur kepada Allah ta’ala setiap hari atas kesehatan anggota badan. Allah telah menjadikan -sebagai rasa syukur terhadap ni’mat-Nya- setiap anggota badan untuk menolong hamba-hamba Allah ta’ala, bersedekah kepada mereka dengan menggunakannya sesuai kemaslahatannya.
 

 

Dari hadist ini juga kita bisa mengetahui bahwa temasuk sedekah adalah : Menahan tangan dan lisan untuk tidak menyakiti orang lain, justru seharusnya digunakan untuk menunaikan hak-hak setiap muslim. Jasad harus dikeluarkan zakatnya sebagaimana harta ada zakatnya. Zakat badan adalah melakukan perbuatan baik, bersedekah dan pintu-pintunya banyak.

 

Anjuran untuk mendamaikan kedua belah fihak, tolong menolong, mengucapkan kalimat yang baik, berjalan menuju shalat dan menyingkirkan penghalang dari shalat. Anjuran untuk membersihkan sarana-sarana umum. Dan anjuran untuk melakukan keadilan, karena dengan keadilanlah ditegakkan langit dan bumi.

 

Wallahu a'lam

 

BEZ News Letter