KABAR RELAWAN, KETIKA SI JAGO MERAH MELAHAP RUMAH
Pekanbaru (2/2), telpon salah seorang amil berdering, kemudian bergegas mengangkat. Kabar duka datang dari salah seorang warga di jalan Nangka, Pekanbaru. Ahad (2/2) rumah Pak Safrizal ludes dilahap si jago merah.

Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Pedih menyambangi Pak Safrizal yang menyaksikan rumah dan kedai hariannya diamuk jago merah tanpa belas kasihan.

“Malam hari, Pak. Tiba-tiba api tu keluar dari samping. Anak yang belum tidur, membangunkan kami semua. Kebakaraaaann.. begitu katanya” ungkap Pak Safrizal menirukan anaknya.

Hangus sudah rumah penuh kenangan itu. Kedai yang menjadi sumber pencaharian hidup keluarganya pun pupus menjadi abu. Besar kerugian yang diderita Pak Safrizal.

Ahad, 2 Februari 2020, relawan Swadaya Ummah diterjunkan untuk memberikan bantuan darurat. Dengan mengirimkan buku, susu dan pakaian layak pakai, relawan meluncur dengan motor.

“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada para donatur Swadaya Ummah sudah bergerak cepat hari itu juga. Memang saat ini baju yang kami perlukan. Karena tak ada lagi pakaian kami sekarang. Hanya yang melekat in iaja lagi” ungkap Pak Safrizal saat menerima bantuan. 

Relawan Swadaya Ummah tak hanya memberikan bantuan materil saja, namun juga memberikan motivasi sejenak untuk menegarkan Pak Safrizal dan keluarga besarnya.

“Semua dari Allah. Tak akan Allah kasih ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya” ungkap Wela Ali Aji, saat berusaha menegarkan korban kebakaran.

Berbicara memang mudah dari pada menjalaninya. Namun Wela Ali Aji dan kawan-kawannya merasa, bahwa setiap manusi ayang tengah mengalami ujian memerlukan penguat dan sentuhan cinta.

 

BEZ News Letter