MEMBUKA GERBANG “KESULTANAN” (GEROBAK UMMAH)

Dewasa ini, ada pergeseran makna dari kata “Sultan” di Indonesia. Sultan yang pada awalnya bermakna raja atau pangeran, kini perlahan berubah menjadi gelar yang diberikan kepada orang kaya. Logika berpikirnya simpel saja, seorang sultan tidak pernah berpikir dalam mengeluarkan uangnya. Maka setiap orang kaya yang melakukan sesuatu dengan kekuatan kekayaannya, maka disebut sultan oleh kaum milenial.

Makna lainnya, banyak para pelaku usaha setiap menyebutkan usaha yang ia geluti sebagai upaya untuk membangun “kerajaan bisnis”nya. Hal ini mengisyaratkan bahwa kerajaan bisnis juga memerlukan raja atau sultan. Maka pemilik usaha yang membangun kerajaan bisnis, adalah seorang “Sultan”. Ia bebas mengelola uang untuk keperluan apa saja yang ia inginkan.

Kita beruntung sebagai muslim, memiliki teladan seorang sultan seperti Nabi Sulaiman as. Sultan yang kaya raya hingga memiliki kerajaan yang bergelar “Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”. Lambang dari kemakmuran dan kesejahteraan. Potret kesultanan yang penuh dengan keberkahan. Nabi Sulaiman as merupakan sosok sultan yang sebenarnya sultan. Menggunakan kekayaan yang ia miliki untuk beribadah kepada Allah.

Di Riau, kita juga memiliki contoh seorang sultan yang begitu dermawan. Dialah bergelar Sultan Syarif Kasim II. Sultan yang memberikan kekayaannya sebesar 13 juta Gulden untuk NKRI dan menyerahkan seluruh harta benda kepada perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sultan Syarif Kasim tak memikirkan dirinya sendiri. Baginya, kekayaan itu adalah yang bermanfaat untuk seluruh umat. Maka ia serahkan pula kekuasaannya dari Sumatera Timur, Melayu Deli, Serdang, Bedagai, hingga provinsi Riau dan Kepulauan Riau untuk bergabung menjadi Negara kesatuan Republik Indonesia.

Dua kisah sultan yang mewariskan keteladan tersebut, menginspirasi Swadaya Ummah untuk meluncurkan gerobak ummah. Sebab cara ini sejatinya upaya untuk membuka “gerbang-gerbang kesultanan” baru yang akan melahirkan sultan-sultan dermawan yang peduli kepada umat. Upaya ini juga membantu pelaku bisnis kelas UMKM agar tetap eksis membangun kesultanan bisnisnya dengan bercontoh kepada Nabi Sulaiman as dan Sultan Syarif kasim II.

Wallahu a’lam.

=================================

Donasi Gerobak Ummah (Patungan Modal UMKM untuk Dhuafa)
BNI Syariah No. 011-3222-802
konfirmasi : 0852-7249-0660

#swadayaummah
#gerobakummah
#jadisultan