SMPIT MADANI : SEKOLAH YATIM YANG CINTA QUR’AN

Anak-anak yatim dan dhuafa, anak-anak yang menyimpan berbagai potensi tanpa kita sadari. Tak sedikit dari merek ayang berprestasi dalam bidang sains, robotik, kuliner, peternakan, pertanian, olahraga, dan lain sebagainya. Sehingga potensi ini membuat banyak orang melirik untuk berinvestasi SDM kepada mereka.
Kalau kita berbicara soal investasi SDM dan akhirat, maka SMPIT Madani menjadi sangat potensial. Berikut alasannya,
1. Siswa hasil survey dan seleksi
Untuk menjadi siswa di SMPIT Madani, melalui beberapa tahap. Di antaranya adalah survey dan seleksi yang ditetapkan oleh sekolah. Adapun yang disurvey adalah tingkat ekonomi keluarganya. Bila ia dari keluarga yang kurang mampu, maka ia memenuhi syarat untuk bersekolah di SMPIT Madani. Adapun tingkat seleksi, lebih mengutamakan tingkat pada kecintaanya terhadap Al-Qur’an.
2. Mencetak lulusan tahfidz
Salah satu program unggulan dari SMPIT Madani adalah program tahfiz dan karantina. Selain mereka di siapkan ilmu pengetahuan umum, juga diberikan soft skill berupa kecintaan dan interaksinya sebagai siswa yang menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz.
3. Mencetak SDM unggul
Salah satu alasan mengapa Al-Quran menjadi landasan SMPIT Madani, adalah dengan bersihnya hati terhadapa Al-Quran akan membuat siswa mudah menerima ilmu pengetahuan. Maka tak salah bila lulusan SMPIT Madani meraih beasiswa tahfiz di pesantren tahfiz dan entreprenuer Cisarua Bogor, dan beberapa lembaga yang meningkatkan kemampuan skill mereka, sehingga mereka siap untuk terjun di masyarakat.
4. Memiliki kelas mentoring
Kelas mentoring merupakan kelas privat yang terdiri dari 10 orang satu mentor. Mereka mendapat pembelajaran, pendampingan, pengajaran, yang dimentori oleh ustaz-ustaz dan tenaga mentor yang bepengalaman di bidang mentoring.
5. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Sehingga dengan berbagai alasan tersebutlah, SMPIT Madani menjadi salah sekolah yang sangat potensial untuk menanam investasi akhirat berupa pemberdayaan SDM melalui beasiswa dan orang tua asuh.
Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rosulullah Saw. bersabda: ”Apabila ‘anak Adam itu mati, maka terputuslah amalnya, kecuali (amal) dari tiga ini: sedekah yang berlaku terus menerus, pengetahuan yang d manfaatkan, dan anak sholeh yang mendoakan dia.” (HR Muslim)
3 potensi investasi akhirat tersebut ada pada SMPIT Madani binaan Swadaya Ummah
***